-->

Contoh Teks Tanggapan Kritis Kelas 9

Teks Tanggapan Kritis

Contoh teks tanggapan kritis

Apa kabar teman-teman? Terimakasih sudah mampir di BELAJAR LAGI. Kesempatan kali ini kita akan mempelajari tentang beberapa contoh teks tanggapan. Tapi sebelumnya apakah teman-teman semua sudah tahu tentang pengertian teks tanggapan! Nah, kalau belum tahu coba kita pahami dulu tentang pengertiannya. 

Teks tanggapan adalah merupakan sebuah teks atau karangan yang berisi tentang pendapat seseorang mengenai topik tertentu yang di sertai dengan alasan dan bukti pendukung. 

Untuk teks tanggapan kritis dibuat dengan ide dan pemikiran yang kritis terhadap apa yang menjadi permasalahan. Hal ini dilakukan untuk mencari bukti berdasarkan fakta-fakta yang di peroleh sebelumnya. Misalnya tentang Penyebab Terjadinya Sumur Lapindo, Dampak Penggunaan Handphone, Pengaruh Internet Dalam Kehidupan Manusia, Manfaat Mengonsumsi Buah Yang Sehat dan masih banyak lagi contoh yang lain.


Bagaimana teman-teman, apakah sudah mengerti tentang pengertian teks tanggapan itu sendiri! Kalau belum, coba kita simak kumpulan teks tanggapan di bawah ini yang sesuai dengan strukturnya yaitu bagian evaluasi. Bagian deskripsi teks dan bagian penjelasan ulang.

Alasan Penyebab Meluasnya Lumpur Lapindo Di Sidoarjo Jawa Timur

Bagian evaluasi

Lapindo Brantas adalah penamaan dari perusahaan di bawah PT Energi Mega Persada Tbk yang berada di Porong Sidoarjo Jawa timur. Perusahaan yang bergerak di bagian penambangan minyak dan gas bumi di Indonesia. Perusahaan ini melakukan pengeboran minyak di daerah Brantas Sidoarjo Jawa timur. Namun pada tahun 2006 terjadi semburan lumpur panas selama beberapa bulan dan menenggelamkan lahan pertanian warga, dan perindustrian di tiga Kecamatan. Dari kejadian tersebut, penduduk harus merelakan rumah dan lahan pertaniannya tenggelam rata oleh lumpur Lapindo. Sehingga mereka harus pergi mengungsi mencari tempat yang lebih aman.

Bagian deskripsi

Sekarang sudah tiga belas tahun lamanya, semburan lumpur Lapindo masih menyembur ke permukaan tanah. Hingga saat ini warga belum berani untuk kembali ke tempat mereka tinggal sebelumnya. Masyarakat yang menjadi korban hingga sampai saat ini belum juga mendapatkan ganti rugi yang sesuai. Ratusan jiwa, puluhan anggota keluarga dari mereka banyak yang masih mendiami tempat-tempat pengungsian.
Kejadian semburan lumpur Lapindo bukanlah suatu kejadian fenomena alam, melainkan kelalaian manusia yang salah dalam melakukan pengeboran minyak bumi tidak sesuai dengan prosedur. Hingga sampai saat ini lamanya, sumur yang menjadi titik pengeboran masih mengeluarkan lumpur yang panas. 

Selain itu, perusahaan Lapindo sendiri juga tidak mematuhi peraturan tentang dasar pengeboran minyak bumi. Mereka memasang alat casing di sumur minyak pada kedalam 9.997 kaki. Seharusnya di pasang pada kedalaman 8000 kaki, hingga terjadilah pengeluaran lumpur yang meluap dari dalam bumi yang mengakibatkan banyak lahan warga tenggelam. Sedangkan lumpur tersebut hingga sampai sekarang belum juga bisa di bendung.


Penegasan ulang

Ini menjadi alasan tentang bagaimana lumpur yang terjadi di Sidoarjo bukanlah suatu bencana, melainkan sebuah kesalahan dari manusia itu sendiri yang salah dalam melakukan prosedur pengeboran.




Demikian contoh tentang teks tanggapan. Semoga bermanfaat. Terimakasih!!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel