-->

Contoh Teks Eksplanasi Kelas 8 Pelajaran Bahasa Indonesia Semester Ganjil Tingkat SMP/MTs Terbaru

contoh teks eksplanasi


Hai, teman-teman apa kabar? Terimakasih sudah mampir di blog kami. Pada kali ini admin akan memberikan contoh teks eksplanasi pada materi Bahasa Indonesia kelas 8 semester ganjil tingkat SMP/MTS sederajat. Masih ingatkah teman-teman apa yang di maksud dengan teks eksplanasi itu? Apa saja strukturnya? Coba teman-teman perhatikan ulasan sekilas tentang teks eksplanasi.

Teks eksposisi adalah teks yang berisi tentang proses kejadian atau fenomena alam, seperti banjir, gunung meletus, badai, tsunami, dan proses kejadian sosial lainnya seperti kegiatan-kegiatan kemasyarakatan (sosio kultural). Sedangkan untuk tujuan teks eksplanasi adalah untuk memberikan informasi tentang proses kejadian-kejadian alam lainnya. 

Nah..! buat teman-teman yang ingin membuat teks eksplanasi, silahkan lakukan beberapa langkah-langkah di bawah seperti di bawah ini.
  1. Menentukan ide
  2. Membuat kerangka karangan
  3. Menentukan struktur teks eksplanasi
  4. Menyusun teks eksplanasi
  5. Membuat kesimpulan

Selain itu, dalam teks eksplanasi memiliki struktur yang terdiri dari bagian pernyataan umum, deretan penjelas (sebab akibat) dan bagian interpretasi. Untuk lebih jelasnya silahkan teman-teman perhatikan contoh teks eksplanasi dibawah ini.

Proses Terjadinya Gerhana Bulan


Bagian pernyataan umum

Pernahkah kalian melihat gerhana bulan? Gerhana bulan adalah suatu kejadian alam atau fenomena alam yang terjadi karena bulan berposisi dengan matahari. Tetapi, dalam keberadaan gerhana  hanya terjadi di waktu-waktu tertentu saja.  Proses terjadinya gerhana bulan akan ditandai dengan munculnya dua titik bidang orbit terhadap bidang ekliptika. yang saling mengalami kemiringan orbit atau dalam hal ini di sebut juga dengan istilah node. Gerhana bulan akan terjadi memerlukan 29,53 hari.

Bagian deretan penjelas (sebab akibat)

Pada saat gerhana bulan terjadi, kita dapat menyaksikan secara langsung peristiwa tersebut. Keberadaan bulan akan berwarna hitam lebih gelap, jingga dan ada juga yang berwarna coklat. Hal ini terlihat karena di sebabkan masih adanya sisa sinar matahari yang berbelok ke arah bulan menuju bumi. Pada tampilan bulan tidak sepenuhnya utuh di setiap sisinya.

Bagian interpretasi

Bayangan bumi akan menutupi keberadaan bulan yang menempati pada posisi  di antara matahari dan bulan. Hal inilah yang di sebut dengan proses terjadinya gerhana bulan.


Proses Terjadinya Tsunami 


Bagian pernyataan umum

Sebuah istilah tsunami berasal dari bahasa Jepang yang memiliki arti pelabuhan dan gelombang. Namun ada yang mengatakan tsunami dengan istilah gelombang pasang pada air laut. Jadi pengertian dari tsunami merupakan proses terjadinya gelombang air laut yang datang dengan kecepatan tinggi dan terjadi secara tiba-tiba. Apabila tsunami di terjadi, maka akan banyak kawasan-kawan yang terkena dampaknya yaitu akan hancur karena air laut yang datang begitu besar. Hal ini, akan menyebabkan banjir di sekitar kawasan tersebut. 

Bagian  deretan penjelas (sebab akibat)

Proses terjadinya tsunami karena air laut yang meluap di sekitar kawasan dapat juga mengakibatkan gemba dan tanah longsor. Dari kejadian tsunami, lama-kelamaan air laut akan mulai surut kembali seperti semula. Selain itu, menurut penelitian yang di lakuka oleh para ilmuwan tentang proses terjadinya tsunami adalah karena adanya gesekan dari lempengan air laut yang bergerak dari posisi semula. Apabila di lokasi sekitar juga terjadi gunung yang meletus dengan letusan yang besar maka akan mengakibatkan terjadinya tsunami. Air laut yang terkena dengan dampak tersebut, membuat gelombang yang besar menempati setiap kawasan. Kecepatan gelombang tsunami dapat mencapai 700 km per jam. Hal ini hampir sama dengan kecepatan pada pesawat terbang. Untuk tinggi dari gelombang tsunami dapat pula mencapai ketinggian 50 -100 meter. 

Bagian interpretasi

Tsunami sering kali terjadi di beberapa daerah ibu kota, bahkan terjadi pula pada negara-negara di dunia. Untuk Indonesia sendiri tsunami terjadi di Provinsi Aceh dan Banten. Bencana tsunami menyebabkan kerugian besar bagi manusia terutama yang di wilayah-wilayah sekitar kompleks pantai. Untuk itu, dalam mencegah terjadinya tsunami kita perlu menjaga kelestarian alam dengan baik dan bijak. Tidak merusak alam sekitar pantai apalagi sampai menebangi pohon secara liar di daerah gunung pinggir pantai.



Demikian contoh teks eksplani materi kelas 8 tingkat SMP/MTs sederajat. Semoga bermanfaat. Terimakasih!!


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel